Cara Memasang Behel

Belakangan, perkembangan tren menuntut begitu banyak perhatian pada detail-detail terkecil anggota tubuh setiap orang. Kalau sebagian orang memilih untuk tampil sesederhana mungkin, sebagian sisanya cenderung memilih untuk tampil “berani” dengan fashion statement yang tegas. Behel alias kawat gigi, yang sebetulnya berfungsi untuk memperbaiki dan merapikan gigi, dinilai sebagai salah satu simbol modis bagi orang-orang tertentu, khususnya para penyuka mode. Terlepas dari alasanmu untuk memakai behel, ada beberapa cara memasang behel yang sangat dianjurkan.

Tips dan Cara Memasang Behel yang Aman

Seolah menjawab tren cara memasang behel1 300x291 Cara Memasang Behelmasa kini, variasi gaya dan bentuk behel semakin unik saja. Sebelum mulai memutuskan untuk memilih kawat gigi yang kamu suka, kamu harus ingat bahwa pemasangan behel akan dilakukan pada gigi, salah satu organ tubuh yang paling sensitif. Ini artinya tidak seharusnya kamu memasang kawat gigi asal-asalan hanya untuk tujuan mengikuti tren, modis, gaul, atau semacam itu, deh. Hehe.

Berikut cara memasang behel tanpa menyebabkan resiko buruk pada gigi:

1. Cari tahu dokter gigi yang memasang behel dengan biaya terjangkau
Terjangkau yang Nona maksud di sini jelas bukan harga kawat gigi yang cuma senilai 100 ribuan alias behel lepas pasang (mainan). Pastinya tidak ada larangan kalau kamu memang hanya berniat tampil modis dengan kawat gigi mainan. Tapi, jangan lantas menuntut supaya gigimu bisa berbaris rapi setelah menggunakan behel fashion ini, ya.

Kalau kamu memang berniat merapikan gigi juga (entah sebagai alasan utama atau sampingan), sebaiknya hubungi dokter gigi yang memang spesialis di bidangnya. Yang kita bahas di sini adalah behel permanen. Ahli gigi alias tukang gigi kebanyakan menawarkan jasa pemasangan behel dengan harga yang jauh lebih murah ketimbang dokter gigi. Di sinilah kamu harus memutuskan cara memasang behel yang terbaik untuk mengurangi resiko bahaya pada gigimu. Lagipula, tidak semua dokter gigi menawarkan harga yang menjulang, kok. Hmm, pilih murah atau aman?

2. Ikuti prosedur pembersihan gigi, pencetakan, dan (jika diperlukan) pencabutan gigi
Membersihkan gigi secara mendetail tentunya wajib dilakukan sebelum memasang kawat gigi. Selain alasan kebersihan dan keamanan gigi, melakukan pemasangan behel di dokter gigi juga sangat dianjurkan karena ukuran behel yang kamu kenakan nantinya akan jauh lebih pas. Kenapa? Karena dokter gigi akan mencetak ukuran yang sesuai dengan gigi kita untuk kemudian diaplikasikan pada kawat gigi yang nantinya kita gunakan. Ukuran yang tepat tentu saja akan membuat proses merapikan gigi berjalan lebih efektif dan cepat.

Untuk yang khawatir dengan proses pencabutan gigi, kamu perlu tahu bahwa proses tersebut adalah bukan termasuk hal yang pasti diperlukan. Biasanya, gigi yang dicabut adalah gigi geraham pada bagian kanan dan kiri mulut. Proses ini dilakukan supaya rahang kita bisa menyesuaikan dengan perbaikan gigi yang berlangsung. Tapi, kamu tidak perlu menjalani proses ini kalau gigimu tidak rusak (bukan pada rapi atau tidaknya). Doktermu pasti mengerti soal ini, kok. Sekadar bocoran, Nona sendiri tidak melewati tahap cabut gigi ini sebelum memasang behel, sementara kakaknya Nona harus cabut gigi dulu. Padahal, susunan gigi kakaknya lebih rapi daripada Nona, lho. Jangan khawatir kalau memang gigimu harus dicabut karena kamu akan dibius saat prosesnya nanti. Jadi, jangan takut sakit!

3. Kontrol behel sebulan sekali
Setelah memasang kawat gigi, jangan lupa untuk mengontrolnya ke dokter gigimu tiap bulan. Walaupun namanya “behel permanen”, kamu perlu mengurusnya agar tetap melekat pas di antara barisan gigimu. Sering kali pengguna behel malas dan menunda-nunda datang ke dokter giginya karena alasan waktu dan lain hal. Ingat, semakin rajin kamu mengontrol behelmu (seperlunya saja, 3 minggu sampai 1 bulan sekali), semakin cepat kamu bisa melepasnya dan mendapati barisan gigi yang rapi. Yah, kecuali kalau kamu memang mau pakai behel selamanya.

Bagaimana dengan tahapan cara memasang behel dengan aman di atas? Semoga bermanfaat, ya. Sebagai tambahan, biasanya akan terlihat perbedaan warna pada gigi yang terjadi karena memakai behel. Untuk itu, kamu bisa baca beberapa tips memutihkan gigi yang cukup ampuh. Salam hangat dari Nona Gugel!

Incoming search terms:

Related posts:

3 thoughts on “Cara Memasang Behel

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>